Bagi Wakil Bupati Kasmidi Bulang, banyaknya musibah beruntun yang terjadi selama tahun 2018, menjadi keprihatinan bersama. Dia ingin malam pergantian tahun diisi dengan pembacaan doa.
Doa bersama untuk keselamatan bangsa dan daerah sekaligus mendoakan para korban bencana di tahun 2018.
"Kita gelar doa bersama saja, tidak ada hiburan karena banyaknya bencana di Indonesia tahun 2018," ujar Kasmidi kepada media di Sangatta, Jumat (28/12).
Meskipun begitu, pihaknya tidak melarang masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun dengan hiburan, sepanjang menjaga ketertiban di lingkungannya.
"Saya juga mendengar ada beberpa acara seperti hiburan di townhall, dan lain-lain, kami persilahkan, tidak ada larangan," katanya.
Penulis: Yuli
Editor: Muh.Huldi