Ketua panitia yang juga sekaligus Ketua Adat Kutai Bontang Kuala, Syaiful Anwar mengatakan, Pesta Laut Bontang Kuala merupakan salah satu upaya mempertahankan dan melestarikan budaya, sekaligus menjadi ajang promosi wisata Kota Taman. “Terimakasih atas seluruh pihak yang mendukung terlaksananya pesta adat tahunan ini,” katanya.
Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, pesta laut ini merupakan bukti komitmen pemkot dalam mempertahankan panji-panji budaya, dengan harapan dapat lebih memperkenalkan dan menggali potensi budaya yang ada di Kota Bontang.
“Ini merupakan komitmen terhadap kearifan budaya lokal, bukan hanya Pesta Laut Bontang Kuala, namun juga ada Erau Pelas Benua Guntung dan seluruhnya. Bangsa yang besar itu adalah bangsa yang menghargai budayanya,” kata Neni.
Karena itu, pemerintah tak henti-hentinya bagaimana berbenah mempercantik destinasi wisatanya, terutama di wilayah Bontang Kuala. Lampu-lampu jalannya sudah dipercantik, begitu pula jembatannya.
“Saya minta masyarakat mulai kini berbenah jangan kotor dan jangan buang sampah plastik di laut, sebab cerminan kota wisata yang baik ya harus bersih kotanya, kita punya program kali bersih dan air bersih, tolong harus didukung karena sulit tercapai jika masyarakat tidak mendukung,” ujar Neni.
Sementara itu, perwakilan kesultanan Adji Pangeran Haryo Kesumo Putro mengapresiasi langkah dari pemkot dan lembaga adat yang senantiasa mempertahankan kelestarian budaya seperti Pesta Laut Bontang Kuala ini. Ia berharap pagelaran adat budaya dapat lebih diperkenalkan kepada masyarakat dan tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Waktu pertama kali datang eks Bontang tidak seperti ini, banyak perubahan. Terima kasih Walikota Bontang. Acara pesta laut Bontang Kuala ini merupakan kekayaan kita, sehingga akan menambah tujuan wisata. Karena itu kami minta agar dimasukkan dalam agenda even pariwisata tiap tahunnya digelar. Dan kami harap pelaksanaan pesta laut dapat dikembangkan lebih maju lagi ke depan,” pungkasnya.
Pesta laut Bontang Kuala 2018 yang rencananya akan berlangsung hingga tanggal 2 Desember 2018 ini, juga akan diisi dengan beragam kegiatan dan lomba. Seperti lomba tarik tambang diatas laut, lomba bepedom, lomba behempas bantal, jalan sehat, hingga lomba tablik akbar. (cil)