Upacara Pemberhentian Secara Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada anggota Lanal berinisial Ar digelar di Makolanal Sangatta, Jumat (7/7) lalu. Bahkan kegiatan dimaksud dipimpin langsung Danlanal Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta disaksikan seluruh anggota Lanal Sangatta. Ar yang berpangkat Kopral Satu diberhentikan tidak hormat, pasalnya dari hasil tes urine lalu ia dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.
Waktu itu Danlanal Sangatta, Letkol (P) Mulyan Budiarta mengingatkan para prajurit Lanal Sangatta untuk menjauhi narkoba. Sebab, katanya, Lanal Sangatta tidak main-main dengan komitmen tegas bagi pelanggarnya. Mulyan mengatakan upacara pemecatan secara tidak hormat ini merupakan bentuk dari komitmen TNI. Terkhusus TNI AL dalam memerangi narkoba.
“Saya berharap setelah ini tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan prajurit Lanal Sangatta terhadap narkoba. Karena instruksi pimpinan sudah jelas, bagi pengguna dan pengedar narkoba tidak ada toleransi. Sanksi tegas telah menanti, yaitu pemecatan,” ujar Mulyan.
Tak hanya itu, Mulyan Budiarta juga mengimbau para prajurit Lanal Sangatta agar meningkatkan kedisiplinan dan tata tertib angkatan laut. Sehingga bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik. Prajurit Lanal Sangatta diminta selalu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga dan organisasi AL. Sehingga citra positif TNI AL akan tetap terjaga. Seluruh prajurit AL di Lanal Sangatta yang saat ini masih aktif dan tidak mengonsumsi narkoba diminta pula menjadikan momentum ini sebagai pelajaran yang berharga dalam pengabdian bagi bangsa dan Negara.
“Lanal Sangatta juga berkomitmen di bawah kepemimpinan saya. Saya akan mengajak seluruh parjurit untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat,” kata Danlanal Sangatta. (*/hms3)