Saat disambangi dikediamannya yang beralamat di Jalan APT Pranoto, Sangatta Utara, ia menjabarkan proses pembuatan minuman belimbing wuluh. Selain itu dirinyapun memaparkan khasiat yang terkandung di dalam minuman yang ia racik.
Untuk tujuan awal buat minuman ini, menurut Winda, bermula dari keperluan lomba yang bertemakan belimbing wuluh. Sedangkan untuk tujuan dirinya memasarkan produk itu, karena melihat sangat potensial dan banyak sekali belimbing wuluh yang terbuang. Hal itu disebabkan oleh keterbatasan pengetahuan dalam pengelolaannya.
“Ini minuman sehat, saya ciptakan dan pernah diikutkan lomba. Tidak menyangka, ternyata meraih juara lima se Yogjakarta, bangganya lagi dinilai langsung oleh Cheff Juna dari Mastercheff,” ujarnya, Jumat (17/11).
Mampu meredakan rasa nyeri pada haid, merupakan keunggulan dari produk minuman yang ia ciptakan. Mengingat banyak wanita yang mengeluhkan dan belum mengetahui obat alami yang pas. Selain itu, lanjutnya, minuman inipun mampu mencegah penyakit
Belimbing wuluh mengandung banyak vitamin B, C, antioksidan, dan ini bermanfaat sekali untuk untuk tubuh manusia. Bisa sebagai pereda sariawan bahkan untuk diet.
“Biasanya kalau nyeri haid tidak boleh mengkonsumsi obat sembarangan, sehingga saya cari alternatif lain dari bahan alami. Saya jual dengan harga berkisar 7 sampai 10 ribu,” paparnya.
Wanita berhijab ini menceritakan sejumlah pengalamannya, terlebih tentang sakit yang dialaminya. Menjadi motivasi penguat bagi dirinya untuk bangkit dan tidak kalah pada keadaan.
“Saya optimistis produk ini bisa menjadi obat alami untuk membantu sejumlah keluhan penyakit,” terangnya.
Dia berharap produk buatannya, dapat menjadi oleh-oleh khas Kutim dan terus bermanfaat bagi masyarakat daerah. Selain itu, ia menginginkan minuman tersebut bisa bermanfaat untuk orang lain, meningkatkan konsumsi belimbing wuluh untuk masyarakat Kutim. Mengingat manfaatnya yang banyak.
“Dapat membantu meningkatkan harga jual belimbing wuluh, dan membantu problematika wanita. Semoga dapat di komersilkan untuk menjadi salah satu produk unggulan Kutim dan memacu semangat anak muda dalam berkreasi,” harapnya. (yul)