Dikatakan Poniman, wilayah Bontang Lestari jaringan listriknya rentan terkena petir. Padahal, dari jaringan yang ada, pihaknya sudah membuat alat penangkal petir. Namun, karena wilayahnya yang lebih luas hutan, maka petir lebih mudah mengenai jaringan PLN. “Diatas jaringan itu kami pasang besi sebagai penangkal petir, karena di Bontang Lestari itu rawan sekali,” ujarnya.
Poniman pun, mengajak seluruh masyarakat Bontang untuk aktif melaporkan jika terjadi kerusakan jaringan di wilayahnya. Dengan partisipasi masyarakat, tentunya PLN ULP Bontang Kota merasa sangat terbantu dan dengan sigap memperbaikinya. “Call center kami, aktif 24 jam, dan ada teknisi yang stand by juga untuk perbaikan,” katanya.
Sama halnya jika terjadi kebakaran di satu wilayah. Poniman menyampaikan pihaknya akan melakukan pemadaman tergantung dari besarnya api dan laporan. Namun, ketika api cukup besar dan berpotensi merusak jaringan listrik lainnya, maka tanpa laporan pun, pihaknya bisa langsung memadamkan listrik demi keamanan. “Kami bisa memadamkan langsung dari kantor, tanpa harus ke lokasi kebakaran. Tetapi tetap perlu izin dari Balikpapan karena dipadamkan dari sana (Balikpapan, Red) namun jika emergency sekali, kami padamkan langsung atas permintaan kami,” ujarnya.
Poniman juga meminta masyarakat Bontang lebih berhati-hati terkait instalasi yang sudah tidak standar atau tidak aman. Pasalnya, dari instalasi yang buruk bisa mengakibatkan korsleting yang berujung kebakaran. “Perlu kewaspadaan dari diri masing-masing sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua instalasi listrik telah aman,” pungkas Poniman. (cil)