Anggota Keluarga ASN Kutim Belum Daftar BPJS Kesehatan
1 menit baca489 kali dibaca

SANGATTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) telah mendaftarkan seluruh Pegawai di ruang lingkup Pemkab Kutim ke Badan Penyelenggara Jaminan sosial (BPJS) Kesehatan.
Sebagai bentuk komitmen untuk memberikan jaminan kesehatan, kepada pegawai yang merupakan ujung tombak pelayanan rakyat.
Menurut Kepala cabang BPJS Kutim Nurlia Afyanti, belum lama ini mengatakan, sebagian Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) dan anggotankeluarga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Kutim, belum semuanya mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan.
Berdasarkan data yang telah diberikan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) ada sebanyak 11.782 anggota keluarga dari 6.172 ASN yang telah tercantum dalam data, namun belum terdaftar. “Mereka yang belum terdaftar karena belum adanya laporan ke BPJS, kami tidak bisa menarik secara otomatis jika anggota keluarganya tidak melaporkan untuk melakukan pendaftaran. Harusnya mereka melaporkan sendiri secara mendirikan, namun pembiayaan tetap di tanggung oleh negara,” jelas Nurlia
Lebih lanjut Nurlia mengatakan, hal tersebut menghindari adanya data ganda, pasalnya ada sebagian pihak keluarga yang sudah tidak terdaftar lagi namun dimasukkan ke data laporan dari BKPP. Sehingga pihaknya masih harus memastikan data yang benar. “Bisa saja ada yang sudah menikah, pindah atau nama yang dilaporkan sudah tidak lagi tercantum kedalam kartu keluarga, entah itu pindah menikah dan lain sebagainya. Jadi itu merupakan salah satu alasan mengapa anggota keluarga harusnya melaporkan secara mandiri ke kantor BPJS Kesehatan cabang Kutim,” jelas Nurlia.
Sementara itu, Nurlia mengatakan ada ratusanTenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) yang belum terdaftar BPJS kesehatan. Berdasarkan data hingga Oktober 2018 lalu baru sekitar 7.152 TK2D yang terdaftar, dan masih ada 848 yang belum. “Untuk TK2D yang belum terdaftar itu, karena sebagian dari mereka menggunakan BPJS mandiri, sehingga mereka tidak ikut kedalam BPJS yang telah di danai oleh Pemkab Kutim,” ujarnya.(Yul)










