Dari jumlah itu, sampai ditutupnya proses pemberkasan, hanya 3.438 peserta saja yang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sisanya, 446 pendaftar dianggap tidak bisa meneruskan ke tahap selanjutnya. “Mereka tidak memenuhi syarat, sehingga tidak bisa mengikuti seleksi CPNS tahun 2018 ini,” ungkap Zainuddin di ruang kerjanya, Senin (22/10).
Ada berbagai macam penyebabnya tidak lolos, sambung Zainuddin, mulai dari salah memasukan data saat mendaftar, ada juga yang tidak melengkapi dokumen, selain itu ada yang menggunakan dokumen palsu, kualifikasi pendidikan yang tidak sesuai formasi. Bahkan, ada pula yang tidak datang kembali untuk mengembalikan berkas setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim pemberkasan. “Sampai hari terakhir penerimaan berkas, ada juga yang tidak melampirkan transkrip nilai, dan ada yang memberikan ijazah dan transkrip nilai menggunakan tandatangan scanner. Bahkan ada yang membawa KK namun bukan ditandatangani Disdukcapil. Kita tidak mau kalau tidak sesuai,” ungkap Zainuddin.
Sementara dari sisi formasi, kata Zainuddin, ada peserta yang mengisi formasi tidak sesuai dengan yang dilamar. Tidak mencetak kartu pendaftaran SSCN dan tidak mengumpulkan seluruh berkas yang diminta. Sehingga namanya tidak keluar saat dilakukan verifikasi berkas. “Kami dalam tim seleksi melibatkan banyak pihak, terutama instansi yang berwenang, seperti Disdik, Disdukcapil dan lainnya. Jadi, berkas yang masuk langsung diteliti oleh mereka sesuai kewenangannya,” kata Zainuddin.
Dari 3.438 peserta yang lolos administrasi, menurut Zainuddin, sekitar 79 persen atau 2.706 pelamar merupakan warga yang berdomisili di Kabupaten Kutai Timur. Bahkan tes CPNS ini diikuti peserta dari seluruh kecamatan di Kutim. Sedangkan dari luar Kutim, hanya 21 persen atau 732 orang. “Pelaksanaan tes dijadwalkan BKN RI tanggal 26 Oktober. Namun, jadwal tersebut masih tentatif. Pastinya, untuk mengakomodir peserta tes yang jumlahnya mencapai 3.438 orang, pelaksanaan tes akan digelar tujuh hari. Dengan 500 peserta atau lima sesi tes setiap harinya,” ujar Zainuddin. (Yul)