Nursalam mengatakan, dengan mengusung tema dengan semangat hari jadi ke-19 Bontang jago untuk kesejahteraan masyarakat, diharapkan dapat menjadi momentum untuk membangun Kota Bontang dengan semangat gotong royong dalam visi yang sama.
“Momentum HUT ke-19 ini, kita jadikan semangat gotong royong dalam visi yang sama, yakni menguatkan Bontang sebagai kota maritim berkebudayaan industri, yang bertumpu pada kualitas sumber daya manusia dan lingkungan hidup untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan, tema HUT Bontang ke 19 kali ini hendaknya mampu menginspirasi semua pihak untuk bersama membangun dan mewujudkan Bontang yang unggul dan berdaya saing, aktif dalam berkarya, bertindak secara lokal dan berpikir secara global serta optimis dalam meraih kemajuan, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
“Diusia ke 19 ini, Bontang telah banyak mengalami kemajuan dan tumbuh menjadi kota yang dinamis, seiring dengan kemajuan tersebut, tantangan pembangunan dalam era global semakin tanpa batas dan menuntut seluruh pihak untuk mampu bersaing dalam lingkup regional, nasional maupun internasional,” kata Neni.
Karena itu, lanjutnya, penyatuan tekad yang kuat untuk bekerja bersama sangat diperlukan demi pembangunan Bontang dan kesejahteraan masyarakat yang lebih baik.
“Kedepan pelaksanaan pembangunan masih harus tetap berfokus pada sejumlah isu pembangunan yang memerlukan kerja keras dan kesungguhan, diantaranya yakni persoalan kemiskinan dan pengangguran”. (cil)