Neni mengatakan, program Bimbel gratis ini sudah lama ia impikan, agar para pelajar siswa-siswi kelas 6 di tingkat SD dan kelas 9 ditingkat SMP mampu menghadapi ujian akhir nasional (UAN).
“Saya ingin nilai anak-anak saat UN mendapat nilai sempurna, dan dengan bimbel gratis yang akan dilounchingkan bertepatan HUT Kota Bontang ini, untuk sementara dikhususkan untuk anak-anak yang sekolah di negeri, dan khusus kelas 6 SD dan kelas 9 SMP,” kata Neni Moerniaeni, kepada harian ini.
Neni berharap dengan bimbel gratis yang dilounchingkan sebentar lagi, dapat membantu para siswa menghadapi ujian akhir. “Ini salah satu visi misi pemerintah Kota Bontang membantu orangtua dalam membiayai uang pendidikan anak-anaknya,” kata Neni.
Dilanjutkannya, hampir seluruh orangtua akan merogoh kocek yang tidak sedikit, hanya untuk memasukkan anaknya ke lembaga-lembaga bimbingan belajar. Hal ini karena ingin anaknya bisa mengerjakan seluruh soal ujian akhir, dan akhrnya lulus dengan nilai sempurna.
Untuk itulah, Neni akhirnya melounchingkan program bimbel gratis ini. Selain anak-anak semakin mantap hadapi ujian, juga untuk meringankan beban biaya yang ditimbulkannya.
“Alhamdulillah bimbel gratis sudah mulai akan dilaksanakan, semoga anak-anak yang akan menghadapi ujian akhir seluruhnya bisa lulus 100 persen dan dapat nilai yang sempurna,” kata Neni, Rabu kemarin (18/9/2018), sembari mempraktekkan simulasi mengajar bimbel kepada anak-anak sekolah.
Menurut Neni, saat memberi pelajaran, jiwa dosen tetap membara dalam dirinya.(cil)