Karena ada satu pedagang yang enggan menuruti perintah penertiban, bahkan sempat menendang, memukul anggota Satpol PP yang hendak mengangkat meja dagangannya untuk dimundurkan.
Dikatakan Andi Lilis, penjual pisang yang mengamuk pada saat penertiban, ia enggan membongkar tenda dan mejanya jika pedagang lainnya tidak juga membongkar. Selain itu, atapnya jika dibongkar, maka seluruh jualannya akan terkena panas, dan jadi busuk. “Busuk nanti pisangku. Saya sudah mundur ini, mau bagaimana lagi? Nggak usah ganggu saya, saya ini orang miskin, masih bagus saya mau mundur, pisangku ini bonyok kalau ini dibongkar kena matahari pak,” katanya sambil berteriak dan mendorong anggota Satpol PP, Senin (10/9/2018).
Hal yang sama juga disampaikan Hafsah, pemilik sembako meminta agar jika sudah ditertibkan, sebaiknya terus dipantau aparat, sehingga tidak ada lagi pedagang yang maju jualannya.
“Kemana pemerintah dua tahun lalu, kok tidak ditertibkan? Pokoknya kalau sudah ditertibkan petugas tiap hari harus turun,” tandas Hafsa.
Penulis : Cholisoh
Editor : Desman Minang