Kabid Udara Dishub Chairuddin menjelaskan saat ini Kutim hanya memiliki 10 kursi penumpang yang bersubsidi dengan rute penerbangan dari Kutim ke Balikpapan dan Balikpapan ke Kutim, sementara jadwal penerbangan dalam seminggu hanya ada lima kali penerbangan.
"Kapasitas yang diinginkan seharusnya ada 20 kursi yang di subsidi, namun karena anggaran pusat mengalami penurunan jadi di subsidi hanya 10 kursi di seluruh Indonesia sama, kecuali Papua yang memiliki 20 kursi bersubsidi," jelas Chairuddin saat ditemui di ruangannya pada Selasa, (14/8/2018).
Seiring meningkatnya animo masyarakat, sehingga jadwal keberangkatan dirasa kurang, Bupati Kutim Ismunandar meminta agar Dishub menambah jadwal dan rute penerbangan. Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan transportasi khususnya transportasi udara penerbangan perintis di wilayah Provinsi Kaltim.
Chairuddin mengatakan saat ini pihak Dishub akan mengupayakan menyurat kepada Kementerian Perhubungan sesuai arahan bupati untuk menambah jadwal penerbangan dan rute pesawat dari Sangatta ke Samarinda.
"Kami usahakan untuk penambahan penerbangan, kami akan menyurat ke kementrian perhubungan RI, nantinya akan di usulkan jadwal penerbangan Sangatta ke Samarinda dengan jadwal penerbangan dua kali dalam seminggu," tandas Chairuddin.
Di ketahui saat ini pesawat perintis hanya melakukan penerbangan sebanyak 5 kali dalam seminggu, dan akan di tambah menjadi dua kali dalam sehari dari Sangatta ke Balikpapan.
Penulis: Yuli
Editor: Firman Hidayat