“Mereka diajari mulai dari latihan PBB, sejarah singkat TNI AL, pengenalan tali temali, kebaharian, pengenalan senjata api, alur laut, juga dikenalkan tentang mesin kapal mili TNI AL juga kapal selam,” jelas Ronzi.
Bukan hanya itu, para siswa juga akan diajari bagaimana menyelam, termasuk praktek berenang. Dan di hari terakhir pada Jumat nanti, akan dikenalkan tanda navigasi, serta pengecatan dan melempar tali buang.
Sementara itu, Komandan Lanal Sanggata Letkol Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus mengatakan, kegiatan kemaritiman untuk para siswa SMP ini tidak lain untuk menanamkan jiwa kepemimpinan sejak dini.
“Kami berharap dengan pelatihan ini, mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya generasi muda yang berjiwa bahari, dengan cara memberikan pembekalan tentang rasa nasionalisme, kepemimpinan dan sikap tanggungjawab serta kerjasama sehingga kelak tumbuh menjadi generasi muda yang tangguh, berkepribadian dan mampu bekerja dalam tim,” kata Binsar.
Dilanjutkannya, di pundak anak-anak inilah potensi dan harapan bangsa, oleh karenanya pemuda perlu dibekali pola pemikiran dan kemampuan yang positif. Namun untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, harus disiplin di segala bidang, tangguh secara fisik dan mental. “Diharapkan melalui kegiatan ini peserta mempunyai sifat patriotisme dan nasionalisme, serta memiliki rasa cinta terhadap tanah air”. (cil)