Kepala Markas Unit Patroli Sangatta Brigpol Burhanuddi melalui Bamin Markas Unit Patroli Sangatta Joni Irawan membenarkan telah menyelamatkan Ramli ketika dikonfirmasi media ini. Dikatakanya, korban ditemukan sekitar pukul 09.05 atau sekitar setengah jam dari kejadian.
“Pada pukul 08.35 Anca (keluarga korban, Red.) melaporkan kejadian. Setelah menerima informasi anggota beserta masyarakat melakukan pencarian dan sekitar pukul 09.05 korban ditemukan berpegangan pada sebatang patok kayu dalam keadaan selamat. Korban langsung dibawa ke Markas Unit Patroli Sangatta,” terang kata Joni.
Dilanjutkannya, korban sempat berenang hingga sekitar sejauh 150 meter dengan menggunakan termos, untuk mencapai sebuah patok kayu. “Pada saat melakukan pencarian kami melihat ada tangan melambai, kami langsung menuju ke arah korban dan langsung mengangkat korban ke atas kapal, pada saat mengangkat korban ke kapal ia dalam keadaan lemas karena dihempas gelombang,” terangnya.
Kejadian ini berawal ketika Ramli dan Budi berangkat dari Muara Kenyamukan menuju Teluk Lombok untuk mencari ikan. Keduanya berangkat bersamaan dengan menggunakan dua perahu secara masing-masing
Sekitar 20 menit perjalanan, tepatnya di Muara Sangatta, tiba-tiba perahu yang dikemudikan Ramli dihantam obak besar di sisi sebelah kanan dan membuat mesin motor perahu Ramli langsung mati seketika.
Lalu kemudian datang gelombang kedua yang sama besarnya dan menghempas perasu sisi sebelah kiri dan membuat lambung perahu pecah. Setelah terhempas berkali-kali, dalam sekejap langsung Ramli beserta perahunya tenggelam.
Budi yang pada saat berada didepan Ramli langsung mencari bantuan dan menghubungi saudaranya, Anca yang berada di Kenyamukan. Lalu Anca menghubungi pihak kepolisian. (yul1116)