Salah satu saksi mata Erwin menuturkan, kendaraan tersebut tiba-tiba terbakar setelah ditinggalkan pemiliknya sesaat setelah mengisi bbm jenis premium. Pemiliknya seperti sengaja meninggalkan motornya dijalan saat hendak keluar dari SPBU.
“Tiba-tiba habis isi bensin motor terbakar. Orang-orang jadi panik berlarian menjauh dari kendaraan tersebut,” tuturnya. Erwin pun tidak mengenali siapa orang tersebut, namun setelah terbakar pemilik kendaraan tidak ada di lokasi. “Kata orang orang sih itu motor pengetap, saya juga tidak kenal,” sambungnya.
Meskipun berbahaya, kobaran api yang melahap motor tersebut menjadi tontonan warga sekitar. Namun sepeda motor warna hijau ini tidak terbakar lantaran petugas SPBU langsung cepat memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam Kebakaran (Apar) milik SPBU.
Sesaat setelah mendapatkan laporan atas kejadian tersebut, petugas dari Polres Sangatta mendatangi lokasi kejadian memeriksa kendaraan roda dua tersebut. hasilnya, motor itu terlihat memiliki tangki motor yang tidak seperti kendaraan pada umumnya. Bagian tangki terlihat lebih besar dari pada biasanya.
“Kendaraan R2 tersebut terindikasi milik oknum masyarakat yang sering mengepul bahan bakar minyak di SPBU ini. Untuk penyebab terbakarnya masih kami dalami,” ujar Kapolres Kutim, Teddy Ristiawan.
“Sepeda motornya tidak sempat terbakar semua, namun kasusnya kini sedang diselidiki apa penyebab kebakaran apakah karena keteledoran pengendara atau akibat bensin bocor kemudian mengenai api yang ditimbulkan busi,” tambah Teddy. (yul1116)