Perolehan suara terbanyak kedua ada pasangan Isran Noor-Hadi Mulyadi. Dibandingkan dengan JaDi, pasangan nomor urut tiga ini kalah sekitar 1000-an suara. Isran-Hadi mengantongi dukungan 30.949 suara.
Sementara di posisi ketiga dan keempat diduduki paslon Rusmadi-Safaruddin dengan 20.296 suara dan pasangan Andi Sofyan Hasdam-Rizal Effendy dengan 17.254 suara.
Perhitungan tersebut diambil dari 103.055 suara, dengan rincian, surat suara sah sebanyak 100.963 lembar dan surat suara tidak sah 2.092 lembar.
“Hari ini, kami sudah selesai melakukan rapat rekapitulasi hasil suara dan menandatangani berita acara hasil rekapitulasi di tingkat kecamatan. Kami akan membacakan hasilnya meliputi daftar pemilih, pemilih hadir, suara sah dan suara tidak sah,” ujar Ketua KPU, Fahmi Idris.
Fahmi mengatakan ini merupakan pekerjaan yang cukup menyita tenaga. Tim penyelenggara baik KPU, Panwas, PPK bekerja ekstra. Sehingga pada saat rapat diantara mereka tidak dapat hadir.
“Ada beberapa yang tidak hadir akibat kerja keras, namun kita apresiasi kerja keras mereka,” ujar Fahmi.
Di Kabupaten Kutim tercatat daftar pemilih tetap (DPT) Sebanyak 214.348. Diketahui Kutim, dari catatan kehadiran para pemilih, jumlah golongan putih (golput) meningkat dibanding Pilbup. Pilgub tahun ini tercatat golput hanya 48 persen.
“Ini disebabkan karena hujan pada saat pemilihan dan libur panjang,” tandas Fahmi. (yul1116)