“Mereka yang mengikuti lomba sudah kami seleksi sebelumnya dari angkatan pertama sampai angkatan ketiga, termasuk para peserta PKS,” jelas Irawan, Selasa (5/6) kemarin. Latihan dilakukan jauh hari sebelum seleksi lomba, oleh karenanya Irawan mengharapkan penampilan para peserta Pocil bisa maksimal sehingga lolos dan bisa tampil di Polda Kaltim.
Sementara itu, tim penilai yang merupakan Subdit Dikyasa Polda Kaltim Kompol Nyoman mengatakan Tim Dirlantas Polda Kaltim datang ke wilayah-wilayah kabupaten/kota dalam rangka untuk penilaian pocil dan PKS se-Kaltim.
“Ini pertama kalinya lagi dilaksanakan, karena dulu terakhir dilaksanakan lomba pocil dan PKS itu tahun 2003 dan itu sudah cukup lama,” ujarnya.
Intruksi dari Polri juga Polda Kaltim memerintahkan untuk segera menyiapkan segala sesuatunya. Tujuan dari digelarnya lomba pocil dan PKS ini, kata Nyoman, untuk menumbuhkan kedisiplinan dalam diri anak-anak sejak dini. Baik itu mulai usia SD, SMP, hingga SMA.
“Makanya kami menggelar lomba untuk mengacu anak-anak kita untuk bisa menjadi pelajar yang teladan dan disiplin sebagai simbol kedisiplinan di masing-masing kotanya, terutama di Bontang,” jelasnya.
Dari hasil seleksi di setiap Polres kabupaten kota, maka akan diambil yang terbaik sebagai juara 1. Sehingga mereka yang meraih juara 1 akan tampil di acara ulang tahun Bhayangkara ke-72 di Polda Kaltim.
Peraih juara 1 pun akan diikutkan lomba pocil dan PKS tingkat nasional. “Semoga pocil atau PKS Bontang bisa meraih juara 1 di Kaltim, sehingga bisa mewakili ke tingkat nasional. Saya lihat anak-anaknya cukup antusias dan semangat untuk mengikuti lomba ini,” kata Nyoman. (cil)