Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti mengatakan, sertijab ini adalah bagian dari rutinitas kedinasan. Serah terima jabatan adalah sebuah rangkaian tour of duty dan tour of area dalam sistem pembinaan karier anggota Polri.
“Sertijab ini merupakan pembinaan karir di kepolisian oleh karena itu dapat diterjemahkan sebagai bentuk penyegaran dan regenerasi kepemimpinan yang berjalan secara profesional dari sumberdaya manusia Polri,” ujar Kapolres.
Dilanjutkannya, jabatan yang diserah terimakan ini adalah jabatan strategis bagi sebuah organisasi Polri khususnya Polres Bontang. “Saya harap melalui pergantian ini akan hadir semangat baru yang lebih segar dan lebih dan berkomitmen,” kata Siswanto.
Selain itu, suksesi merupakan bagian penyegaran, kaderisasi dan penghargaan bagi personel Polri yang handal dan berprestasi dalam mengemban tugas, penegakan hukum, pelayanan dan perlindungan masyarakat.
Lebih lanjut, Polri merupakan organisasi yang besar dan dihadapkan pada tantangan yang semakin komplek. “Tugas ke depan lumayan berat, karena kita akan menghadapi dua acara besar. Yakni Pilkada serentak dan 2019 Pilpres,” ujarnya.
Siswanto menilai akhir-akhir ini kerawanan meningkat, sehingga kepada petugas baru Kapolres meminta, segera sesuaikan diri. Ia pun meminta kepada pejabat baru agar tidak terlena dan harus meningkatkan terus kinerja, ikhlas dan penuh tanggungjawab.
“Laksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan ketentuan dalam pemilihan pilkada tersebut dengan pengalaman yang dimiliki guna menunjang tugas-tugas yang harus diselesaikan, inventarisir potensi-potensi gangguan keamanan agar dapat diambil langkah antisipatif sesuai skala prioritas secara tepat dan cepat,” tandasnya. (cil)