Wabup Kasmidi Bulang berpesan kepada calon peserta Paskibraka agar menjadikan kegiatan ini sebagai momen kebanggaan. Berikutnya sebagai generasi muda penerus bangsa, menurut Kasmidi semua peserta yang berkumpul merupakan putra dan putri terbaik Kutim.
“Ini bukan seleksi biasa, namun menjadi salah satu penyaringan calon peserta Paskibraka mewakili Kutim, yang mempunyai mental kuat dan pengetahuan lengkap. Walaupun hanya di wakilkan peserta dari lima Kecamatan, ditahun depan 18 Kecamatan harus wajib ikut. Saya minta camat di masing-masing daerahnya turun langsung mencari calon Paskibraka,” tegas Wabup yang waktu itu didampingi Asisten Pem-Kesra Seskab Mugeni dan Kepala Dispora Syahrir.
Kasmidi tak lupa mengucapkan selamat berkompetisi kepada seluruh peserta seleksi. Dia berharap peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Sementara itu, Pelatih Paskibraka Kutim Bripka Wahyu Winarko melaporkan syaratpertama masuk dalam seleksi tingkat kabupaten ini cukup ketat yaitu mempunyai tinggi badan putra minimal 168 Cm sedangkan putri 158 Cm. Belum pernah menjadi peserta Paskibraka tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, dan memiliki raport di atas nilai rata-rata kelas.
“Kecamatan Sangatta Utara mengirimkan wakilnya cukup banyak seperti tahun lalu dengan jumlah 34 orang kini melonjak yaitu 62 orang. Dengan rincian laki laki berjumlah 36 orang dan perempuan sekitar 26 orang. Seluruh kecamatan di Kutim turut mengirimkan para siswa-siswi terbaiknya minus Kecamatan Bengalon, Kaliorang, Sangkulirang, Rantau Pulung, Muara Wahau, Kongbeng, Telen, Muara Ancalong, Muara Bengkal, Batu Ampar, Long Mesangat, dan Busang,” terangnya.
Wahyu menambahkan memang masalah akses jauh di pedalaman turut mempengaruhi jumlah peserta yang terlibat, tapi ini tidak menjadi kendala tim pelatih menempa peserta dengan latihan baris berbaris mumpuni serta menguji fisik dan mental.
“Tim pelatih terdiri dari orang-orang yang sudah berkompeten dibidangnya. Meliputi tim pelatih gabungan berasal dari Kodim, Lanal, dan Polres Kutim, ada juga dari perwakilan Dispora Kutim dan unsur medis yaitu dari Dinas Kesehatan. Seluruh biaya dibebankan pada Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Dispora tahun anggaran 2018. Nantinya dari 82 peserta seleksi Paskibraka hanya terpilih 36 orang yang lulus seleksi awal. Dari 36 ini secara regular juga mengikuti tahapan seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kaltim dan Nasional,” tutupnya. (humas.kutaitimurkab.go.id)