TK2D Kumpulkan Ijazah untuk Menjadi PNS
1 menit baca2.065 kali dibaca
SANGATTA – Baru-baru ini Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) dilingkungan Pemkab Kutim mendapat kabar untuk mengumpulkan ijasah terakhir, dengan iming-iming mempermudah untuk dapat menjadi PNS.
Ijazah tersebut dikumpulkan terhadap pengurus Forum TK2D Kutim, sebagai salah satu persyaratan mengikuti CPNSD. Parahnya, informasi tersebut telah menyebar hingga ke kecamatan-kecamatan se Kutim.
Mendapati informasi tersebut, Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang langsung membantahnya. Ia menegaskan informasi pengumpulan ijasah merupakan HOAX, atau kabar yang tidak benar.
“Tidak ada arahan seperti itu kami sudah kroscek ke Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kutim. Tidak ada pengumpulan ijazah TK2D. Ini akan menjadi masalah kalau dikaitkan dengan isu-isu yang tidak benar. Apalagi soal formasi CPNSD,” tegasnya.
Kasmidi mengatakan, informasi terkait pengumpulan ijazah tersebut diperoleh dari SMS salah satu TK2D, yang menanyakan kebenaran soal itu. Mendapat laporan, Kasmidi langsung melakukan kroscek BKPP dan hasilnya tidak ada arahan yang menyatakan hal itu.
Sebelumnya, salah seorang TK2D di lingkungan Pemkab Kutim yang tak ingin disebut namanya, mengaku diminta mengumpulkan ijazah pada pengurus forum TK2D. Untungnya ia tidak tertipu dan tidak mengumpulkannya, lantaran informasi yang diterima masih simpang siur.
“Kemaren sempat disuruh untuk mengumpulkanke forum TK2D, tapi kita tidak kumpul soalnya informasinya belum jelas,” ujar honorer itu, tanpa ingin namanya dikorankan.
Terpisah, Ketua Harian Forum TK2D Kutim, Rahman Al Mandary membenarkan ada pengumpulan ijazah oleh oknum TK2D, ketika dikonfirmasi media ini. Namun sebenarnya bukan untuk menjadi BKPP kedua, tapi hanya sekadar mendata TK2D, setelah ada isu jumlah honorer mencapai 9.000 orang
“Ia benar, kami memang pernah mengintruksikan pengumpulan ijazah. Tapi untuk mendata saja berapa jumlah TK2D dikutim,” katanya. (yul1116)










