Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat menyambut managemen PT BJT di ruang Tempudau Kantor Bupati Kutim mengungkapkan dukungannya. Kehadiran perusahaan tersebut di harapkan dapat memenuhi keinginan masyarakat.
“Tentunya hari kita berbangga, ini ada lagi perusahaan pengembang yang akan membangun perumahan di Kutim ini. Karena kita tahu bahwa di Kutai Timur ini masih sangat kurang dengan perumahan,” ujarnya, Rabu, 24 Januari 2018.
Kurangya perumahan tersebut, lanjut dia, dibuktikan dengan banyaknya pegawai-pegawai Pemkab Kutim yang masih tinggal dikontrakan, sewaan ataupun rumah yang kerap disebut dengan barakan.
“Kalau ada perumahan disibsidi atau rumah murah mungkin bisa membantu dan menaggulangi, paling tidak mereka memiliki tempat tinggal yang bisa menjadi hak milik,” katanya.
Sementara Direktur PT BJT Firdaus Simanjuntak mengungkapkan, pembangunan perumahan dengan sebutan Graha Tama Indah di dua lokasi itu rencananya sebanyak 296 unit yakni 127 di kawasan Padat Karya dan 169 di area K.H Abdullah arah pantai Kenyamukan.
“Kita menyiapkan ansuran hanya berkisar 800 ribu perbulan. Ansuran ini yang keditnya hingga 20 tahun,” tuturnya.
Adapun spesifikasi dari bangunan perumahan tersebut yakni pondasi batu gunung, dinding batako, plesteran dan cat, atap metal roof, rangka atap baja ringan, lantai full keramik 40x40, kusen kayu ulin, pintu jendela meranti/setara, jendela kaca bening/raybon, kamar madi dengan pintu fiber, lantai keramik, klosed jongkok, bak air fiber, air bersih PDAM dan listrik 1.300watt atau tergantung persediaan. (ks)