Defisit Pendapatan, Utang Pemkab Kutim Kembali Membengkak
1 menit baca437 kali dibaca
SANGATTA – Keuangan Pemkab Kutim di tahun 2018 tampaknya semakin berat, efek dari defisit yang terjadi selama 2 tahun terakhir menyebabkan hutang Pemkab Kutim, membengkak. Bahkan saat ini, beban hutang yang harus dipikul Pemkab Kutim diperkirakan mencapai Rp 600 miliar.
Hal itu diakui Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Timur, Irawansyah sebagai Ketua TAPD. Kepada Suara Kutim.com belum lama ini, ia menyebutkan pemkab terpaksan harus kembali menanggung beban hutang akibat tidak bisa membayar pekerjaan kontraktor. Disisi lain, utang Pemkab terjadi sejak tahun 2016 yang seharusnya sudah diselesaikan tahun 2017.










