“Kemudia Pak RT melapor ke pos SAR sangatta, dan menginformasikan ke PMI,” kata Ketua Bidang Bencana PMI Kutim, Wilhelmus WD.
Waktu itu pihak keluarga beserta warga sempat mencari Jumiati sebelum tim SAR dan PMI turun tangan. “Sebanyak 3 personil PMI di bantu warga sekitar melakukan pencarian di sekitar rumah hingga ke arah hutan.”
Pria yang akrab disapa Ewil ini mengungkapkan kalau pencarian berlangsung cukup lama, hamper 12 jam lamanya. Pencarian bahkan sempat dihentikan mengingat sebagian petugas atau anggota tim menunaikan ibadah salat Jumat terlebih dahulu. “Setelah itu lanjut pencarian,” ujarnya.
Usai salat Jumat, Jumiati akhirnya ditemukan dalam posisi terbaring di sebuah pondok kecil di dalam hutan. Petugas berhasil menemukan Jumiati lantaran melacak jejak kaki yang diduga milik korban. Ternyata benar, Jumiati ditemukan di tengah hutan tersebut.
“Anggota mencari ke arah hutan karena ditemukan jejak kaki yang dicurigai telapak kaki korban, tidak lama kemudian Jumiati ditemukan sambil terbaring. Kini korban kita bawa kembali ke keluarganya,” pungkas Ewil. (yul1116)