“Saya yakin roda ekonomi masyarakat akan bisa meningkat jika akses (jalan) bagus. Karena otomatis transaksi ekonomi akan lancar, yang artinya pendapatan masyarakat naik,” papar Lukas kepada wartawan beberapa hari lalu diruang kerjanya.
Selain jalan Temula-Sentalar, Kecamatan Nyuatan juga mengusulkan peningkatan jalan Dempar-Jontai sepanjang 3 kilometer. Lalu akses Kampung Sembuan menuju Intu Lingau yang jaraknya mencapai 27 kilometer. Sebelumnya jalan penghubung antara kampung ini telah dibuka sekitar tahun 2005 lalu. Saat itu, hanya butuh sekitar 40 menit untuk melintas dari dan ke kampung tersebut. “Sekarang harus menempuh jarak 80 kilometer lebih jika ingin pergi dari dan ke antar Sembuan dan Lingau. Paling cepat tiga jam baru bisa sampai. Nah, kalau jalan itu bagus, warga Lingau juga lebih dekat menuju ibukota kecamatan, cuma 30 kilometer atau paling lama sejam perjalanan,” kata Lukas.
Ditambahkannya, untuk kemudahan akses menuju Intu Lingau, Kecamatan Nyuatan, juga mengusulkan peningkatan jalan Dusun Ketang-Kampung Intu Lingau sepanjang 27 kilometer. Jalan ini juga menjadi akses penting Intu Lingau dan Kampung Lakan Bilem menuju wilayah Kecamatan Linggang Bigung. Karena akan lebih dekat menuju sejumlah kecamatan lainnya, termasuk ke kawasan ibukota kabupaten, Sendawar.
Selanjutnya adalah peningkatan jalan Kampung Away-Kampung Juhan Asa sepanjang 9 kilometer, Away-Muut 3 kilometer, dan Temula-Melapeh Lama 19 kilometer. Menurut camat, rencana itu sudah diusulkan di musrenbang untuk tahun 2018. “Terakhir, kami juga mengusulkan jembatan Sembuan untuk menyeberang Sungai Nyuatan. Semoga bisa terealisasi tahun depan, dan kita percaya hari esok akan lebih baik daripada hari ini,” pupusnya.
Untuk diketahui, Kecamatan Nyuatan meliputi 10 kampung. Di antaranya Dempar, Sentalar, Jontai, Temula, Terajuk, Sembuan, Lakan Bilem, Intu Lingau, Muut dan Awai. Berdasarkan data tahun 2015 lalu, Kecamatan Nyuatan memiliki jumlah penduduk sebanyak 1.884 kepala keluarga. Total penduduk sebanyak 6.077 jiwa, yang terdiri dari 3.212 laki-laki dan 2.865 perempuan. (imr)