Penyederhanaan Golongan Listrik Dinilai Belum Tepat
1 menit baca889 kali dibaca

TANJUNG REDEB- Adanya Rencana dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT PLN (Persero) yang akan melakukan penyederhanaan kelas golongan listrik rumah tangga non-subsidi dinilai sangat membebani masyarakat. Mestinya PLN melihat kondisi di masyarakat, tentu tidak semua masyarakat mempunyai kemampuan yang sama. Dan bisa dikatakan, belum tepatlah kalau harus menghapus langsung.
"Kelihatanya, ini hanya merupakan kedok bagi pemerintah untuk memungut tarif listrik lebih besar kepada masyarakat kelas menengah. Ada baiknya PLN menunda dulu, lebih baik berfikir bagaimana Listri di Berau dapat terpenuhi dulu. Karena, penambahan daya tersebut hanyalah kedok pemerintah untuk memungut tarif listrik lebih besar kepada masyarakat khususnya kelas menengah,"terang M Yunus anggota DPRD Berau kepada Koran Kaltim kemarin.










