Sebanyak 211 jemaah calon haji di Berau dijadwalkan berangkat pada 14 Mei 2026 dan tergabung dalam Kloter 14 Embarkasi Balikpapan.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Berau, Toto Marjito, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan rapat lintas sektor bersama pihak bandara dan maskapai guna memastikan jadwal penerbangan berjalan lancar.
“Kami sudah mengadakan rapat lintas sektor agar jangan sampai terjadi delay pada saat keberangkatan jamaah,” katanya kepada Korankaltim.com, Selasa (12/5/2026).
Tahun ini, jemaah calon haji asal Berau menggunakan dua maskapai penerbangan, yakni Sriwijaya Air dan Super Air Jet. Sebanyak 129 jamaah menggunakan Sriwijaya Air, sedangkan 82 jemaah lainnya menggunakan Super Air Jet. Keberangkatan dijadwalkan pada pukul 14.40 Wita dan 15.15 Wita.
Menurutnya, pemilihan maskapai dilakukan langsung oleh jemaah melalui ketua rombongan. Pemerintah daerah hanya berperan sebagai fasilitator.
“Pengelolaan pesawat kami serahkan kepada jamaah, kami hanya memfasilitasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, jemaah diperkirakan tiba di Balikpapan sebelum Magrib dan langsung diarahkan menuju Embarkasi Haji Batakan. Selanjutnya, penerbangan menuju Jeddah dijadwalkan berlangsung pada 16 Mei sekitar pukul 22.00 Wita.
Selain memastikan kelancaran penerbangan, pemerintah daerah juga memfasilitasi pengiriman koper besar jamaah melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia. Koper tersebut dikirim lebih awal agar memudahkan proses keberangkatan.
Sementara itu, barang bawaan kecil akan dibawa langsung oleh jamaah ke kabin pesawat. Jamaah juga diminta hadir di bandara sehari sebelum keberangkatan untuk mempermudah koordinasi bagasi dengan pihak maskapai.
Toto menambahkan, jemaah calon haji Berau tahun ini masuk dalam gelombang kedua dengan rute Balikpapan–Jeddah langsung menuju Makkah. Dengan skema tersebut, jemaah tidak singgah lebih dulu di Madinah seperti gelombang pertama. “Bagasi jamaah nantinya baru dibuka saat tiba di Makkah,” tutupnya.
Editor: Erwin