Bupati Berau Sri Juniarsih Mas memastikan rencana pengoperasian RSUD Tanjung Redeb tetap berjalan sesuai target, meski persoalan di rumah sakit lama belum sepenuhnya tuntas.
Langkah ini dinilai sebagai strategi percepatan untuk mengurai beban layanan kesehatan di Berau yang belakangan menjadi perhatian publik. RSUD Tanjung Redeb yang berlokasi di Jalan Sultan Agung, Rinding, ditargetkan mulai beroperasi pada Mei 2026 bulan depan.
Keberadaan dua rumah sakit daerah tersebut akan berjalan beriringan dan pelayanan kesehatan tidak boleh terganggu hanya karena adanya persoalan internal di salah satu fasilitas.
“Layanan kesehatan yang ada di Abdul Rivai juga tetap kita laksanakan, karena itu memang rumah sakit pengembangan,” kata Sri kepada Korankaltim.com Selasa (28/4/2026) hari ini.
Pemkab Berau juga membuka opsi penerapan skema dual management dalam pengelolaan layanan kesehatan. Skema ini disebut sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat.
Meski begitu keputusan tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesiapan sumber daya manusia (SDM). Sri Juniarsih mengakui, pembagian tenaga kesehatan menjadi salah satu tantangan utama, namun tetap optimistis dapat diatasi.
“Pokoknya selesai, dibagi SDM-nya, kami ambil dari fasilitas kesehatan yang ada,” tegas Sri.
Hanya saja Sri belum bersedia membeberkan langkah konkret yang akan diambil, termasuk terkait posisi pimpinan rumah sakit.
“Itu menjadi kewenangan saya dan tidak usah saya ungkapkan disini. Nanti lihat hasilnya ke depan,” tutup Sri.
Editor: Aspian Nur