Hanya dalam waktu 15 menit, api padam yang menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau Rakhmadi Pasarakan, laporan kebakaran mereka terima pukul 09.05 WITA dari warga. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi hanya empat menit kemudian, tepatnya pukul 09.09 WITA. “Respons cepat menjadi kunci. Dalam waktu sekitar 15 menit, api sudah berhasil kami padamkan,” sebut Rakhmadi.
Toko Sinar Sulawesi milik Ambo jadi lokasi yang terbakar. Bangunan yang terbuat dari konstruksi kayu tersebut hanya mengalami kerusakan ringan pada sebagian area, dengan luas terbakar diperkirakan sekitar 12 meter persegi.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini namun satu kepala keluarga yang terdiri dari empat jiwa terdampak, sementara kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp20 Juta.
Dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Koordinasi dan kesiapsiagaan semua pihak sangat berperan dalam meminimalkan dampak kebakaran. “Sinergi di lapangan berjalan baik, sehingga api tidak sempat membesar,” papar Rakhmadi.
Masyarakat diminta agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap jaringan listrik di rumah maupun tempat usaha dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa.
“Pastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar. Jangan anggap sepele hal-hal kecil yang bisa memicu kebakaran,” ucapnya.
Kondisi di lokasi kejadian telah dinyatakan aman dan terkendali. Aktivitas warga pun kembali berjalan normal tidak lama setelah api berhasil dipadamkan.
Editor: Aspian Nur