Kepastian itu disampaikan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (DTPHP) Berau setelah melakukan peninjauan langsung ke peternakan lokal.
Kepala DTPHP Berau Lita Handini menjelaskan, mereka sudah memantau kesiapan hewan kurban, termasuk di peternakan Hidayah Farm milik Muchtar di Jalan Sei Bebanir Bangun Kecamatan Sambaliung. Dari hasil peninjauan, sejumlah sapi dinilai telah memenuhi syarat untuk dipasarkan kepada masyarakat.
“Banyak hewan kurban yang sudah siap untuk dipasarkan. Kondisinya juga cukup baik dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban,” sebut Lita kepada Korankaltim.com Senin (20/4/2026) hari ini.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tidak kesulitan memperoleh hewan kurban dengan kualitas yang layak. Selain itu, pengawasan juga difokuskan pada kesehatan hewan agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku menjelang Iduladha.
Tak hanya memastikan stok, DTPHP Berau juga tengah mempersiapkan penyaluran bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dua ekor sapi dari peternakan lokal telah diusulkan sebagai calon bantuan presiden (Banpres).
Sapi pertama merupakan jenis angus berusia sekitar empat tahun dengan bobot mencapai 1.050 kilogram. Sementara itu, sapi kedua adalah jenis sapi Bali dengan berat sekitar 530 kilogram. “Kedua sapi ini kami siapkan sebagai calon bantuan presiden yang nantinya akan disalurkan di salah satu masjid di Kabupaten Berau,” ungkap Lita.
Rencananya bantuan hewan kurban tersebut akan diserahkan oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas kepada masyarakat melalui salah satu masjid di Berau. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam pelaksanaan ibadah kurban sekaligus mendukung peternak lokal.
“Mudah-mudahan persiapan hewan kurban tahun ini aman, tersedia cukup, dan masyarakat juga bisa mendapatkan hewan kurban yang layak serta memenuhi ketentuan,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur