Sejumlah warga terlihat bahu-membahu membantu proses pemadaman sambil menunggu petugas pemadam kebakaran tiba. Dalam rekaman video yang beredar, beberapa unit mobil pemadam kebakaran tampak sudah berada di lokasi dan langsung melakukan penanganan.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau Nofian Hidayat menjelaskan, pihaknya segera mengerahkan armada setelah menerima laporan dari masyarakat. “Begitu dapat laporan, kami menurunkan kurang lebih delapan unit, dibantu berbagai unsur,” kata Nofian.
Kebakaran nyaris berujung tragis menimbulkan korban jiwa karena ada seorang anak dilaporkan sempat tertinggal di dalam rumah saat api mulai membesar. Beruntung anak tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh warga sekitar. “Sudah dievakuasi secara mandiri, dan kondisinya luka di bagian rambut,” jelas Nofian lagi.
Proses pemadaman melibatkan sekitar 40 personel gabungan dari berbagai unsur, di antaranya BPBD, PLN, Polsek Sambaliung, Koramil, serta PMI. Petugas menggunakan metode pemadaman liquid foam atau cairan berbasis sabun untuk mempercepat penanganan api. “Pemadaman ini menggunakan liquid foam satu jirigen ,” jelasnya.
Api berhasil dikendalikan dalam waktu kurang lebih satu jam. Satu unit rumah semi permanen dengan dua akses pintu dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut. Meski sempat membesar, kobaran api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Setelah api padam, petugas tidak langsung meninggalkan lokasi dan memastikan tidak ada bara api tersisa guna mencegah kebakaran susulan. “Kami tidak langsung meninggalkan lokasi, memastikan bara benar-benar padam,” jelas Nofian.
Terkait penyebab kebakaran dugaan sementara berasal dari area kamar, namun kepastian penyebab masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. “Indikasi sementara dari area kamar, untuk pastinya masih menunggu penyelidikan kepolisian,” tutup Nofian.
Editor: Aspian Nur