“Juga di SDN 006 Kampung Gadur, Kecamatan Mook Manaar Bulatn pada Selasa (31/10), SDN 009 Muyub Ilir dan SDK Tering Baru Kecamatan Tering hari Rabu (1/11). Berlanjut ke SDN 013 Kampung Besiq Kecamatan Nyuatan dan SDN 010 Kampun Mantar Kecamatan Damai pada Kamis (2/11),” jelas Ketua Komunitas Slanker Sendawar, Herfan Suhariyono, yang akrab disapa Irfan Bimbim.
Irfan menjelaskan anggota Slanker Sendawar saat ini berjumlah 40 orang. Mereka dari berbagai latar profesi. Ada yang bekerja sebagai pedagang, pegawai, petani, buruh bangunan, wiraswasta dan tenaga pendidikan serta kesehatan.
“Slanker Sendawar mempersatukan diri bukan dalam musik saja tetapi, tetapi juga kegiatan sosial yang berguna bagi masyarakat khususnya
dunia pendidikan dan kesehatan. Selain pembagian buku, komunitas juga memberikan penyuluhan hidup sehat dengan mempraktekkan 7 langkah cuci tangan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, buku tulis yang dibagikan merupakan sumbangan dari anggota komunitas Slanker Sendawar, juga dihimpun dari komunitas Slanker dari kabupaten/kota se-Kaltim. Diantaranya Slanker Samarinda, Bontang, Balikpapan, Tenggarong, bahkan ada sumbangan dari anggota Slanker Pontianak, Kalimantan Barat.
“Tujuan kegiatan sebagai wujud nyata keperdulian generasi muda terhadap pentingnya pendidikan. Membawa kaum muda bersama masyarakat mengembangkan semangat toleransi , gotong-royong dan kepedulian sosial,” bebernya. (imr)