Peristiwa berawal saat Rahmat pergi ke tepi pantai untuk berenang bersama dua temannya bernama Muhamad Fakrul berusia 11 tahun dan Nur Anisa berusia 10 tahun. Seorang remaja bernama Muhammad Ariandi berusia 13 tahun yang saat itu sedang mencari biota laut, sempat melihat ketiganya menuju ke perairan dan memperingatkan mereka tidak berenang terlalu jauh. “Saya sudah bilang, jangan ke situ karena airnya dalam, tapi korban bilang bisa berenang,” ujar Ariandi kepada Korankaltim.com Senin (6/4/2026) hari ini.
Namun saat berenang Rahmat dan Fakrul justru bergerak semakin ke arah perairan yang lebih dalam. Tidak lama kemudian Muhamad Fakrul terlebih dahulu tenggelam. Aiandi yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan berhasil menarik Fakrul ke area dangkal, sementara Rahmat tidak lagi terlihat di permukaan air. Warga yang menerima laporan tersebut segera melakukan pencarian awal sebelum tim gabungan turun ke lokasi.
Kapolsek Pulau Derawan AKP Iwan Purwanto mengakui adanya kejadian tersebut dan mengatakan hingga hari ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR bersama masyarakat dan unsur terkait. “Benar telah terjadi peristiwa anak tenggelam di Pantai Ulingan pada Minggu sore. Saat ini korban masih dalam pencarian,” kata Iwan.
Masyarakat khususnya orangtua diminta agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat beraktivitas di kawasan perairan. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan harapan bocah itu segera ditemukan.
Editor: Aspian Nur