Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, realisasi PMA pada 2025 tercatat sebesar Rp73,5 Juta, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp66,8 Juta. Sebaliknya, realisasi PMDN pada 2025 mencapai Rp2,55 Triliun, menurun dari capaian 2024 yang sebesar Rp2,63 Triliun.
Kepala DPMPTSP Berau Nanang Bakran mengakui adanya ketimpangan tersebut namun tetap optimistis target investasi tahunan dapat tercapai. “Dengan realisasi yang ada, kami tetap optimis bisa mencapai target,” kata Nanang kepada Korankaltim.com Rabu (2/4/2026).
Sektor pariwisata dan perkebunan masih menjadi tulang punggung dalam menarik minat investor. Kedua sektor ini dinilai memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap maksimal. “Selain sektor pariwisata, sektor perkebunan juga masih menjadi salah satu penyumbang investasi di Berau,” jelasnya.
Selain potensi sektor, upaya peningkatan investasi juga ditopang oleh perbaikan layanan perizinan. DPMPTSP Berau mencatat tingkat ketepatan waktu layanan perizinan dan non-perizinan mencapai 98 persen.
Sementara indeks kepuasan masyarakat berada di angka 87,50, melampaui target 85 persen. Meski demikian tantangan tetap ada, terutama terkait kewenangan perizinan yang kerap terbagi antara pemerintah daerah, provinsi hingga pusat. Kondisi ini dinilai masih menjadi hambatan bagi sebagian investor.
DPMPTSP Berau terus berupaya memfasilitasi investor agar tidak mengalami kebingungan dalam proses perizinan. Salah satunya dengan mengarahkan penggunaan sistem Online Single Submission (OSS) yang telah terintegrasi.
“Kalau perizinan masuk ranah provinsi atau pusat, kami tetap bantu arahkan ke lembaga yang tepat,” jelas Nanang.
Pemkab Berau juga telah menerbitkan Peraturan Daerah (Perda) terkait kemudahan berusaha dan pemberian insentif investasi. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan modalnya di Berau.
“Yang terpenting dari investasi bukan hanya nilai uangnya, tetapi juga multiplier effect yang dihasilkan,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur