Bahkan, peningkatan jumlah pengunjung sudah terlihat sejak sepekan sebelum Lebaran, menandakan tingginya minat masyarakat untuk berlibur lebih awal.
Kondisi tersebut terlihat Selasa (24/3/2026) tadi saat kawasan wisata Pulau Derawan dipadati pengunjung. Arus wisatawan yang terus meningkat membuat sejumlah titik destinasi hingga pusat kuliner dipenuhi wisatawan, baik lokal maupun luar daerah.
Seorang pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor souvenir Asma mengungkapkan, lonjakan wisatawan sudah terasa jauh sebelum memasuki puncak libur Lebaran.
Banyak wisatawan yang memilih merayakan Idulfitri langsung di kawasan wisata tersebut. “Sebelum Lebaran bahkan sudah ramai. Banyak yang berlebaran di sini,” jelas Asma kepada Korankaltim.com.
Mayoritas wisatawan yang datang berasal dari Provinsi Kalimantan Utara. Meski demikian, kehadiran wisatawan mancanegara juga masih terlihat, meskipun jumlahnya tidak sebanyak wisatawan domestik. Lonjakan pengunjung tersebut berdampak positif terhadap pendapatan para pelaku usaha lokal.
Asma mengaku, penjualan suvenir khas Pulau Derawan meningkat cukup signifikan dibandingkan hari-hari biasa maupun periode Lebaran tahun sebelumnya.
Tidak hanya sektor suvenir, pelaku usaha kuliner dan minuman juga merasakan peningkatan serupa. Salah satu pedagang makanan laut, Rahmat, mengatakan hampir seluruh rumah makan di Pulau Derawan dipenuhi pengunjung sejak beberapa hari terakhir. “Setiap hari penuh, terutama malam. Banyak yang cari ikan bakar sama lobster,” paparnya.
Sementara Lina, pelaku usaha minuman segar menyebut, permintaan minuman dingin meningkat tajam seiring cuaca panas dan tingginya aktivitas wisatawan. “Minuman es kelapa paling banyak dicari,” sebut Lina.
Beragam hidangan seperti ikan, cumi-cumi, udang hingga kerang menjadi menu favorit wisatawan. Tingginya permintaan membuat pelaku usaha harus menambah stok bahan baku guna memenuhi kebutuhan pengunjung.
Lonjakan kunjungan ini menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata di Berau yang terus menunjukkan tren pertumbuhan. Peningkatan jumlah wisatawan diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di kawasan destinasi unggulan tersebut. "Kami berharapnya, jumlah wisatawan setiap harinya selalu ramai, tidak hanya di hari-hari besar saja," tutupnya.
Editor: Aspian Nur