Sejumlah kawasan seperti Kecamatan Biatan, Tabalar, Batu Putih, Talisayan, Biduk-Biduk, Kelay, Segah, hingga Pulau Derawan dan Maratua disebut masih menghadapi keterbatasan akses terhadap program tersebut.
Meski secara target operasi pasar mencakup 13 kecamatan, pelaksanaannya saat ini masih terpusat di wilayah perkotaan, khususnya Kecamatan Tanjung Redeb. Kondisi ini memunculkan keluhan masyarakat di daerah yang jauh dari pusat kota.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menjelaskan pemusatan operasi pasar di Tanjung Redeb didasarkan pada tingginya kebutuhan dan banyaknya keluhan yang muncul di wilayah tersebut.
“Memang yang paling banyak keluhan itu di perkotaan. Kebutuhannya juga jauh lebih tinggi dibandingkan kecamatan yang jauh,” ujarnya.
Namun demikian, pemerintah daerah tidak menutup kemungkinan pelaksanaan operasi pasar di wilayah lain. Pihaknya bahkan telah berkoordinasi dengan Pertamina agar kegiatan serupa dapat menjangkau seluruh kecamatan.
“Kami sudah bersurat ke Pertamina agar operasi pasar juga dilaksanakan di seluruh kecamatan. Tinggal nanti penjadwalannya dikoordinasikan oleh mereka bersama agen,” katanya.
Ia mengungkapkan, lonjakan keluhan terkait kelangkaan elpiji 3 kilogram sempat terjadi selama lebih dari sepekan, sehingga mendorong pemerintah segera mengambil langkah cepat melalui operasi pasar dan inspeksi mendadak (sidak) ke lapangan.
Dari hasil pemantauan, ditemukan bahwa kendala utama bukan pada ketersediaan stok, melainkan pada distribusi.
“Awalnya memang ada kendala distribusi. Untuk menstabilkan kembali itu butuh waktu, makanya mereka sampai lembur beberapa hari,” jelasnya.
Selain melayani kebutuhan Berau, Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di wilayah Berau diketahui tidak hanya melayani distribusi ke wilayah lain yakni Kaltara, sehingga memperparah antrean. Meski demikian, Eva memastikan stok elpiji dalam kondisi aman hingga beberapa hari ke depan.
“Stok aman, diperkirakan cukup sampai tanggal 20, dan pasokan berikutnya juga sudah dijadwalkan datang,” pungkasnya.
Editor: Erwin