Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSAD Berau, Joni, mengatakan dirinya yang baru dipercaya memimpin pengelolaan pasar tersebut berkomitmen melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus melakukan pembenahan secara bertahap.
Salah satu langkah awal yang akan mengembalikan fungsi portal yang sudah di buat oleh pemerintah setelah lebaran nanti dengan tahapan-tahapan sosialisasi kembali kepada penjual dan pengunjung.
“Kita usahakan setelah Hari Raya Idulfitri portal elektronik itu bisa difungsikan kembali. Kita kembalikan seperti awal,” ujarnya usai dilantik Bupati Berau, Jumat (13/3/2026).
Selain itu, penataan aktivitas pasar subuh juga menjadi perhatian. Selama ini, aktivitas jual beli di waktu tersebut dinilai belum tertata dengan baik sehingga perlu dilakukan pembenahan secara bertahap sesuai Peraturan Bupati (Perbup) yang berlaku.
Ia menegaskan penataan akan dilakukan sesuai dengan regulasi yang berlaku serta melalui proses bertahap agar tidak mengganggu aktivitas pedagang.
“Untuk pasar subuh yang sekarang terlihat belum tertata, nanti kita susun kembali sesuai regulasi yang ada. Kita atur dan kita tata secara perlahan-lahan,” katanya.
Aspek kebersihan juga menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kembali kualitas pengelolaan pasar. Menurut Joni, kebersihan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan pedagang maupun pengunjung.
Karena itu, pihaknya menempatkan program kebersihan sebagai prioritas dalam pengelolaan PSAD ke depan. “Kami menjadikan kebersihan sebagai program prioritas agar PSAD lebih bersih dan tertata,” ujarnya.
Proses pembenahan tidak dapat dilakukan secara instan. Namun, dengan komitmen bersama antara pengelola pasar, pedagang, dan masyarakat, kondisi PSAD diharapkan dapat kembali tertata dan nyaman seperti sebelumnya.
“Perubahan akan kita lakukan secara bertahap, yang penting pasar ini bisa kembali rapi, bersih, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.
Editor: Erwin