Bupati Berau Sri Juniarsih Mas meminta pengelolaan pasar kembali ditertibkan agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan sesuai fungsinya.
Menurutnya, sejumlah fasilitas yang sebelumnya dibangun untuk mendukung modernisasi pasar harus kembali dioptimalkan, termasuk sistem parkir elektronik yang sempat diproses masyarakat. “Ketika ada fasilitas seperti portal parkir elektronik, masyarakat mungkin belum bisa menerima. Sekarang kita perbaiki dan tetap akan difungsikan sebagaimana mestinya,” kata Sri kepada Korankaltim.com Jumat (13/3/2026) hari ini.
Penataan pasar harus mengikuti perkembangan zaman, terlebih di tengah era digital yang menuntut pelayanan publik lebih tertata dan modern. Perhatian khusus juga diberikan pada aktivitas pasar subuh yang dinilai kerap melampaui waktu operasional.
Menurutnya, aktivitas tersebut seharusnya sudah berakhir pada pagi hari agar area pasar dapat kembali difungsikan sebagaimana mestinya. “Pasar subuh itu biasanya selesai setelah subuh. Maksimal jam 8 sudah harus dirapikan,” tegasnya.
Penggunaan area yang semula dirancang sebagai tempat parkir namun kini dimanfaatkan pedagang dengan memasang payung dagangan dalam waktu cukup lama juga jadi perhatian bupati. “Kalau hanya sementara tidak masalah, apalagi saat Ramadan. Tapi ke depan harus kembali tertib,” sebutnya.
Kepala UPT PSAD yang baru dilantik diminta bertanggung jawab penuh terhadap pengelolaan pasar, termasuk menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Diharapkan penataan kembali PSAD dapat mengembalikan citra pasar tradisional kebanggaan daerah tersebut sebagai pusat perdagangan yang tertib, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. “Saya ingin pasar ini rapi dan bersih, seolah-olah tidak ada sampah. Tentu ada cara kerjanya, sampah harus segera dikeluarkan,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur