Dampaknya, sejumlah penerbangan dari Bandara Kalimarau Berau menuju beberapa kota besar di Indonesia tercatat hampir seluruhnya terjual habis.
Kepala Badan Layanan Umum Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (BLU UPBU) Kelas I Kalimarau Patah Atabri mengungkapkan, lonjakan penumpang sudah mulai terlihat pada periode arus mudik tahun ini. Bahkan, sejumlah penerbangan domestik dari Berau menuju kota tujuan sudah penuh hingga sepekan setelah Lebaran.
“Sudah mulai mengalami lonjakan penumpang. Untuk beberapa rute keberangkatan dari Berau, kursinya sudah full seat,” kata Patah kepada Korankaltim.com, Kamis (12/2/2026).
Kepadatan terjadi pada penerbangan satu arah dari Berau ke kota tujuan. Rute yang paling diminati di antaranya Berau–Balikpapan ataupun Berau–Surabaya yang transit melalui Balikpapan. “Kalau yang full itu hanya one way saja, seperti Berau ke Balikpapan atau Berau ke Surabaya transit Balikpapan. Itu semuanya sudah penuh,” jelasnya.
Meski demikian, masih terdapat ketersediaan kursi pada rute tertentu, khususnya penerbangan Berau menuju Jakarta. Namun kursi yang tersisa saat ini hanya berada di kelas bisnis.
Melihat kondisi itu, pihak bandara telah berkoordinasi dengan sejumlah maskapai untuk mempertimbangkan penambahan penerbangan tambahan atau extra flight.
Secara perhitungan maskapai, tambahan penerbangan belum dianggap mendesak karena tingkat keterisian penumpang tidak merata. “Kalau dihitung secara matematika maskapai, yang penuh hanya penerbangan one way. Misalnya dari Jakarta ke Berau hanya sekitar 35 sampai 50 persen, tapi dari Berau ke Jakarta bisa sampai 100 persen,” jelas Patah lagi.
Kondisi tersebut membuat maskapai masih menahan diri untuk menambah jadwal penerbangan tambahan. “Secara hitungan maskapai, mereka belum berani membuka extra flight,” tambahnya.
Meski demikian, peningkatan jumlah penumpang tahun ini diprediksi lebih tinggi dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya. Hal tersebut dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni adanya diskon tiket pesawat domestik sebesar 17–18 persen yang berlaku pada 14 hingga 29 Maret 2026 serta panjangnya masa libur nasional. “Karena hari liburnya panjang. Selain Idulfitri juga berdekatan dengan Hari Raya Nyepi,” ungkapnya.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan penumpang, salah satu maskapai telah menyiapkan penerbangan tambahan terbatas. Maskapai AirAsia dijadwalkan membuka extra flight pada 19 Maret 2026. Sementara itu, maskapai Lion Air juga menyiagakan armada Wings Air untuk melayani rute Berau–Balikpapan–Berau selama masa angkutan Lebaran. Selama ini rute tersebut dilayani oleh Super Air Jet. “Wings Air akan aktif selama angkutan Lebaran, tetapi sifatnya standby melihat lonjakan penumpang,” papar Patah.
Selain lonjakan penumpang, ketersediaan tiket diskon juga sudah mulai habis. Saat ini, sebagian besar kursi yang tersisa berada pada kelas bisnis dengan kisaran harga antara Rp8 Juta hingga Rp13 Juta.
Tak hanya itu, untuk mendukung kelancaran arus mudik, pihak Bandara Kalimarau juga menyiapkan Posko Pelayanan Terpadu Angkutan Lebaran 1447 Hijriah yang akan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026. “Posko angkutan Lebaran akan kami buka mulai 13 Maret untuk memastikan pelayanan berjalan optimal,” tutup Patah.
Editor: Aspian Nur