Peningkatan jumlah penumpang tersebut diperkirakan mencapai sekitar 14 persen selama periode Angkutan Lebaran (Angleb) 2026.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau Patah Atabri menjelaskan, proyeksi lonjakan penumpang ini menjadi satu indikator meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri. “Jika dibandingkan dengan Angkutan Lebaran 2025, tahun ini diproyeksikan terjadi kenaikan jumlah penumpang sekitar 14 persen,” kata Patah kepada Korankaltim.com Rabu (11/3/2026) hari ini.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara telah menyiapkan sejumlah langkah strategis, termasuk penambahan jadwal penerbangan. Satu diantara maskapai yang menambah penerbangan adalah AirAsia melalui penerbangan tambahan atau extra flight. “Penambahan penerbangan dijadwalkan pada 19 Maret 2026 oleh maskapai AirAsia untuk membantu mengakomodasi kebutuhan penumpang,” sebut Patah.
Selain penambahan jadwal penerbangan, pihak bandara juga memperkuat kesiapan operasional guna memastikan pelayanan tetap optimal selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran.
Persiapan dilakukan dari berbagai aspek, mulai dari kesiapan personel hingga pengaturan operasional penerbangan.
Bandara telah menyiapkan personel tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diprediksi terjadi di terminal keberangkatan maupun kedatangan. “Kami menyiapkan personel untuk mengantisipasi lonjakan penumpang serta memastikan seluruh layanan berjalan lancar,” jelasnya.
Selain itu, bandara juga membuka kemungkinan penyesuaian jam operasional penerbangan apabila terjadi keterlambatan akibat faktor cuaca. Hal ini dilakukan untuk memastikan penerbangan tetap dapat dilayani tanpa mengganggu kelancaran operasional bandara. “Kami juga siap melakukan penambahan jam operasi penerbangan apabila terjadi delay akibat cuaca,” sebut Patah lagi.
Kesiapan operasional bandara difokuskan pada tiga aspek utama yakni keselamatan penerbangan (safety), keamanan (security) dan pelayanan kepada penumpang (services). “Kami memastikan seluruh aspek operasional bandara dalam kondisi siap, baik dari sisi keselamatan, keamanan, maupun pelayanan kepada pengguna jasa,” tegasnya.
Sementara itu, untuk sektor pengiriman kargo logistik selama momen Ramadan dan menjelang Lebaran tahun ini, pihak bandara tidak mencatat adanya peningkatan signifikan.
Dengan berbagai langkah kesiapan tersebut, Bandara Kalimarau diharapkan mampu mengakomodasi lonjakan penumpang selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini dengan aman dan lancar. “Untuk pengiriman komoditas kargo selama periode Angkutan Lebaran 2026, sejauh ini tidak mengalami kenaikan yang signifikan,” tutup Patah.
Editor: Aspian Nur