Dalam peresmian toko yang dikelola oleh PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk tersebut, Bupati menegaskan pentingnya komitmen perusahaan dalam memberdayakan tenaga kerja lokal serta menjalankan kewajiban pajak dan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
AZKO yang merupakan bagian dari PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) resmi membuka toko pertamanya di Berau dan menjadi gerai ke-7 di Kalimantan Timur (Kaltim).
Dari total 35 karyawan yang direkrut, sekitar 30 orang atau 90 persen merupakan warga Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas menyampaikan apresiasinya atas komitmen tersebut. Ia menilai langkah perusahaan yang memprioritaskan putra-putri daerah sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran dan memperkuat ekonomi lokal.
“Alhamdulillah, 90 persen karyawan AZKO adalah masyarakat Kabupaten Berau. Ini yang kami harapkan, setiap investasi yang masuk harus memberi manfaat langsung bagi warga lokal,” ujarnya usai meresmikan Gerai AZKO.
Menurutnya, kehadiran investasi baru di tengah situasi efisiensi anggaran saat ini harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Selain membuka lapangan kerja, perusahaan juga diingatkan untuk tertib administrasi dan pajak.
“Seluruh pengusaha yang masuk ke Kabupaten Berau wajib pajak dan juga wajib mengeluarkan CSR-nya. Di tengah efisiensi ini, CSR sangat membantu sekali,” tegasnya.
Perempuan nomor satu di Bumis Batiwakkal itu juga menekankan terkait penyaluran CSR diharapkan menyentuh berbagai sektor strategis seperti sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, terbuka untuk berkolaborasi agar program CSR tepat sasaran dan mendukung pembangunan daerah.
AZKO Berau sendiri berdiri di atas lahan seluas 2.200 meter persegi di Jalan Jenderal Sudirman, Tanjung Redeb. Toko ini menghadirkan konsep modern dan inspiratif dengan berbagai zona penataan ruang yang memudahkan pelanggan menemukan solusi kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup.
AZKO menawarkan produk dari 52 home brands, di antaranya KRISBOW, KRIS, KLAZ, dan STORA, serta menghadirkan lini produk rumah pintar SYNC yang terintegrasi dalam satu aplikasi.
Selain belanja langsung di toko, pelanggan juga dapat mengakses layanan omnichannel melalui aplikasi ruparupa.
Sri Juniarsih berharap kehadiran AZKO tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap produk berkualitas, tetapi juga menjadi contoh bagi investor lain dalam memprioritaskan tenaga kerja lokal dan menjalankan tanggung jawab sosialnya.
“Kami menyambut baik investasi yang masuk, selama memberikan dampak positif bagi masyarakat Berau,” pungkasnya.
Sementara itu, Sales Operations Director AZKO, Rinekso Widyanto, menyebut Berau sebagai daerah dengan fondasi ekonomi kuat yang didukung sektor pertambangan, perkebunan, jasa, serta pariwisata bahari.
Pembukaan AZKO Berau menandai toko ke-7 AZKO di Kalimantan Timur, toko ke-16 di Pulau Kalimantan, serta secara keseluruhan Perusahaan memiliki 266 toko AZKO di 91 kota di Indonesia.
Kabupaten Berau dipilih karena memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan beragam, ditopang oleh sektor pertambangan, perkebunan, serta jasa yang berkembang.
Selain itu, posisinya sebagai destinasi wisata bahari unggulan turut mendorong pertumbuhan perdagangan dan sektor hospitality.
“Kami berharap kehadiran AZKO dapat menjadi solusi bagi masyarakat dalam mewujudkan rumah dan hidup yang lebih baik, melalui produk berkualitas yang kini dapat diakses lebih dekat dan mudah,” tuturnya.
Editor: Erwin