Satu diantaranya melalui paket preservasi Jalan dan Jembatan Ruas Gunung Tabur (Simpang Maluang)–Usiran–Tanjung Batu (Dermaga Derawan) yang kini resmi berjalan pada tahun anggaran 2026.
Site Manager PT Ika Karya Nusa Parawoto mengatakan, paket pekerjaan yang berada dibawah Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp27.655.961.000 yang bersumber dari APBN 2026.
Proyek ini mulai dikerjakan pada 30 Januari 2026 dengan target penyelesaian hingga 31 Desember 2026. “Pekerjaan ini dirancang komprehensif agar kondisi jalan tetap mantap sepanjang tahun dan mampu menunjang mobilitas masyarakat serta distribusi logistik,” kata Parawoto.
Kontraktor pelaksana proyek dipercayakan kepada PT Ika Karya Nusa yang mana ruang lingkup pekerjaan meliputi pengaspalan jalan, pembangunan saluran drainase, serta pekerjaan bahu jalan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Secara keseluruhan, panjang penanganan dalam paket ini mencakup pemeliharaan rutin sepanjang 32,10 kilometer, pekerjaan penunjang/holding sepanjang 19,07 kilometer, rehabilitasi minor sepanjang 4,1 kilometer, serta pekerjaan berkala pada jembatan sepanjang 10 meter.
Pekerjaan ini juga menjadi bagian dari dukungan infrastruktur menuju Kepulauan Derawan sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dari pemerintah pusat. "Karena Berau punya Pulau Derawan, yang mana menjadi bagian KSPN," sebut Parawoto.
Peningkatan kualitas jalan dinilai penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di Kabupaten Berau.
Dengan akses jalan yang lebih baik, pemerintah daerah berharap konektivitas menuju pelabuhan dan destinasi wisata semakin lancar.
"Sektor pariwisata sangat digenjot oleh pemerintah pusat yah. Sehingga, perbaikan akses jalan ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperkuat daya tarik wisata Kaltim di tingkat nasional maupun internasional," tutupnya.
Editor: Aspian Nur