Tahap awal layanan akan difokuskan pada pasien rawat jalan sambil menunggu pemenuhan berbagai persyaratan operasional secara menyeluruh.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menjelaskan, pengoperasian RSUD Tanjung Redeb ini tidak dilakukan sekaligus demi menjaga keberlanjutan layanan kesehatan bagi masyarakat. “Mei mendatang sudah bisa beroperasi, namun tidak sekaligus. Tahap awal untuk rawat jalan terlebih dalu. Kalau kita pindah sekaligus, izin operasional bisa terputus,” ujarnya.
Layanan rawat inap masih tetap berjalan di rumah sakit lama sambil pemerintah daerah melakukan pembenahan fasilitas serta memenuhi standar kebutuhan dasar di rumah sakit baru.
Proses tersebut juga melibatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi serta kementerian terkait. “Kami memohon dukungan provinsi dan kementerian agar standar kebutuhan dasar rumah sakit bisa terpenuhi,” tuturnya.
Langkah bertahap ini penting karena rumah sakit tersebut merupakan satu-satunya rumah sakit milik pemerintah kabupaten di yang menjadi rujukan utama masyarakat.
"Saya akan pastikan, RSUD Tanjung Redeb siap beroperasi penuh setelah seluruh persyaratan terpenuhi," ucap Sri.
Editor: Aspian Nur