Kepala Kampung Pulau Derawan Indra Mahardika menyebut belum rampungnya pembangunan dermaga Pulau Derawan berdampak langsung pada tata kelola kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan Kabupaten Berau.Semestinya, proyek tersebut sudah bisa selesai pada 2025 lalu.
Menurutnya, Dermaga Pulau Derawan memiliki peran vital sebagai pintu gerbang utama wisata Pulau Derawan.
Namun hingga kini, wisatawan masih datang melalui berbagai jalur tanpa satu titik kedatangan resmi.
“Dermaga Pulau Derawan itu wajah atau pintu gerbang Pulau Derawan. Ketika itu belum selesai, pencatatan jumlah kunjungan belum bisa 100 persen,” ujar Indra.
Banyak wisatawan yang tiba di Pulau Derawan langsung menuju penginapan tanpa melalui satu pintu resmi.
Kondisi tersebut membuat data kunjungan wisata tidak tercatat secara maksimal, sehingga berpotensi memengaruhi perencanaan pengembangan sektor pariwisata.
“Setiap wisatawan yang berkunjung tiba-tiba langsung ke penginapan tanpa ada satu pintu," ungkapnya.
Penyelesaian dermaga tersebut sangat penting agar sistem kunjungan wisata dapat terintegrasi dan terkontrol melalui satu pintu kedatangan.
Dengan data wisatawan yang tercatat lebih akurat diharapkan dapat meningkatkan pelayanan bagi pengunjung.
Diharapkan pembangunan Dermaga Pulau Derawan dapat dituntaskan pada tahun ini melalui skema anggaran perubahan. Pasalnya, usulan pembangunan dermaga tersebut bukanlah program baru.
“Kalau bisa penyelesaiannya masuk di tahun ini melalui ABT. Ini usulan bukan lagi di tahun 2026, tapi sudah dari 20 tahun yang lalu,” pintanya.
Editor Aspian Nur