Forum tahunan tersebut menampung sebanyak 93 usulan pembangunan dari lima kampung, dengan isu krusial air bersih, infrastruktur wisata hingga perbaikan fasilitas pemerintahan menjadi perhatian utama.
Camat Pulau Derawan, Samsuddin Amba Kadang, menegaskan seluruh usulan yang disampaikan merupakan hasil penjaringan dari tingkat kampung melalui musyawarah sebelumnya.
“Mengenai kegiatan prioritas pembangunan wilayah kecamatan, melalui masukan dari kampung untuk disusun kepada OPD sebagai dasar penyusunan rencana kerja tahun anggaran 2027,” ujarnya.
Dirinya menjelaskan, sebelum Musrenbang kecamatan digelar, pihaknya telah melaksanakan Musrenbang tingkat kampung pada akhir Januari lalu. Seluruh usulan tersebut bahkan telah diinput dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD).
“Usulan ini sudah kami input di SIPD dan disesuaikan dengan kondisi wilayah yang ada. Harapannya bisa direalisasikan pada tahun anggaran 2027,” jelasnya.
Selain program pembangunan umum, perbaikan fasilitas pemerintahan juga menjadi kebutuhan mendesak.
Salah satunya kondisi rumah dinas kecamatan yang dibangun pada era 1990-an kini dinilai tidak lagi layak, bahkan kerap terdampak banjir saat hujan karena posisi bangunan lebih rendah dari badan jalan.
“Kami masih mengusulkan pembangunan kembali rumah dinas kecamatan. Kita tahu sendiri jalanan sudah lebih tinggi daripada rumah, jadi sering kebanjiran saat musim hujan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, pembangunan pagar kantor kecamatan yang sempat roboh, serta perbaikan atap dan plafon kantor juga masuk dalam daftar usulan prioritas.
“Mudah-mudahan bisa dianggarkan di 2027, kalau bisa di ABT, paling tidak di murni 2027,” katanya.
Di tengah pesatnya pertumbuhan sektor pariwisata Derawan, persoalan air bersih masih menjadi pekerjaan rumah besar. Hingga kini sebagian masyarakat masih mengandalkan sumur dan air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Sebagian wilayah belum menikmati air bersih. Masyarakat masih menggunakan sumur bor dan air hujan, sehingga pemasangan sambungan pipa sangat kami harapkan,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan komitmen pemerintah dalam peningkatan sarana dan prasarana dalam menunjang potensi pariwisata di Kecamatan Pulau Derawan melalui berbagai program pada 2026.
“Pada tahun 2026 ini kami melaksanakan program pembangunan sarana amenitas Gusung Sanggalau, amenitas pariwisata di Pinus dan Kios Kuliner, peningkatan kualitas Gapura Pintu Masuk Pulau Derawan serta pelatihan hospitality untuk 30 orang pengelola pariwisata,” ujarnya.
Selain sektor pariwisata, pemerintah daerah juga melaksanakan rekonstruksi jalan kawasan Pulau Derawan, peningkatan jalan permukiman Kampung Kasai, semenisasi gang, rehab total Pelabuhan Pulau Derawan, lanjutan rehabilitasi Dermaga Sidayang, rehab Puskesmas Pulau Derawan serta pembangunan rumah dokter di Kampung Tanjung Batu.
Di bidang pendidikan, sejumlah proyek juga dijalankan, seperti pembangunan ruang kelas baru SD dan SMP serta rehabilitasi ruang kelas di beberapa kampung.
Ia berharap seluruh kampung di Kecamatan Pulau Derawan dapat terus berkembang dan memanfaatkan anggaran secara tepat sasaran.
“Kita sama-sama memanfaatkan anggaran dana kampung dengan sebaik-baiknya sesuai kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Erwin