Ribuan Anak di Berau Tidak Sekolah Imbas Kemiskinan 5,08 Persen
1 menit baca0 kali dibaca

Penulis : Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Tingkat kemiskinan di Kabupaten Berau masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Saat ini, angka kemiskinan tercatat sebesar 5,08 persen, menempatkan Berau di peringkat keempat terendah di Kalimantan Timur setelah Balikpapan, Samarinda dan Bontang.
Meski menunjukkan tren penurunan, kemiskinan dinilai masih dipicu oleh sulitnya akses pekerjaan, rendahnya pendapatan, serta keterbatasan layanan dasar, khususnya pendidikan.
Persoalan ini diperparah dengan masih tingginya jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) yang mencapai sekitar 4.000 anak.
Kepala Dinas Pendidikan Berau Mardiatul Idalisah menyebut tingginya angka ATS tidak sepenuhnya mencerminkan kegagalan pendidikan dasar. Persoalan tersebut banyak dipengaruhi oleh mobilitas penduduk dan ketidaktertiban data.
“ATS kita memang masih banyak, tapi sebagian besar karena migrasi. Mereka sempat terdaftar di Dapodik, lalu pindah lagi, sehingga terlihat seperti tidak sekolah,” ujar Mardiatul kepada Korankaltim.com, Rabu (28/1/2027).
Tingkat kelulusan pendidikan dasar di Berau tetap terjaga dengan capaian 100 persen dari SD hingga SMP.
Namun ATS tetap menjadi tantangan serius karena kerap dikaitkan dengan kerentanan sosial dan kemiskinan.
“Ini masih PR besar. Kami akan menekan ATS melalui kerja sama lintas sektor,” pungkasnya.
Editor: Aspian Nur









