Tahun ini, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tetap digelar dengan pola yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni mendatangi langsung 13 kecamatan di Bumi Batiwakkal.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) Berau Endah Ernany menyebut, Musrenbang kecamatan tetap dilaksanakan meski pemerintah daerah tengah melakukan penyesuaian anggaran.
“Musrenbang kecamatan tetap sama seperti sebelumnya. Walaupun ada efisiensi, ini tahapan yang wajib dilalui dan harus dijalankan sesuai aturan,” kata Endah kepada Korankaltim.com Rabu (28/1/2026).
Musrenbang kecamatan dijadwalkan mulai awal Februari 2026. Awalnya direncanakan pada 2 Februari, namun diundur menjadi 3 Februari karena adanya agenda kepala daerah di tingkat provinsi. Pelaksanaan perdana akan dimulai dari wilayah pesisir Berau, kemudian berlanjut ke kecamatan lainnya.
Terdapat jeda pelaksanaan pada pekan ketiga Februari karena cuti bersama serta persiapan Ramadan. Musrenbang akan kembali dilanjutkan setelah Ramadan. “Kami sempat mempertimbangkan zoom meeting, tapi mekanismenya tetap seperti sebelumnya. Tidak ada perubahan bentuk pelaksanaan,” papar Endah.
Sebelum Musrenbang kecamatan digelar, tahapan awal telah dilaksanakan melalui Musrenbang kampung dan kelurahan.
Selain itu Pemkab Berau juga baru saja menggelar Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2027 sebagai bagian dari rangkaian penyusunan dokumen perencanaan daerah.
“Setelah ini masuk tahap rancangan, lalu Musrenbang kecamatan dan kabupaten, sampai nanti penetapan. Ini masih tahap awal dan memang bagian dari amanat Permendagri 86 tahun 2017,” paparnya.
Seluruh tahapan perencanaan tersebut juga menjadi bagian dari kewajiban pelaporan Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK pada area perencanaan. “Hasilnya harus kita laporkan dan wajib tepat waktu,” pungkas Endah.
Editor: Aspian Nur