Tak Lagi Pelengkap, Bupati Berau Dorong Pariwisata Jadi Motor Ekonomi
2 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau diminta tidak lagi melihat sektor pariwisata sebagai pelengkap pembangunan.
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, justru menempatkan pariwisata sebagai salah satu pengungkit utama ekonomi daerah yang selama ini belum digarap maksimal, meski Berau memiliki potensi destinasi terbanyak di Kalimantan Timur.
Dalam arahannya, ia menyebut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menjadi pengingat penting agar pemerintah daerah lebih serius membenahi sarana dan prasarana wisata.
Menurutnya, kekuatan alam Berau harus diimbangi dengan pengelolaan dan promosi yang profesional.
“Potensi pariwisata kita luar biasa, tapi belum diolah dengan maksimal. BPK juga sudah merekomendasikan agar sarana dan prasarana destinasi wisata kita ditingkatkan,” tegasnya.
Ia menilai, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Justru, kondisi fiskal saat ini mendorong seluruh OPD untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengangkat potensi wisata yang ada.
“Dengan dinamika anggaran yang terbatas saat ini, kita dituntut berkreasi dalam meningkatkan potensi sumber daya pariwisata. Semua ini penting untuk meningkatkan PAD maupun Badan Usaha Milik Kampung,” ujarnya.
Salah satu potensi yang dinilai memiliki daya jual tinggi adalah keberadaan barakuda di perairan Maratua. Fenomena alam ini bahkan disebut sebagai satu-satunya di Indonesia dan memiliki daya tarik kuat bagi penyelam domestik maupun mancanegara.
Bahkan, ia meminta peran aktif Diskominfo untuk mengemas dan memasarkan Maratua secara lebih agresif melalui berbagai platform digital dan media nasional.
“Kita harus bisa mempromosikan sampai ke luar negeri, bahkan di expo atau ajang internasional. Kesempatan ini harus kita manfaatkan melalui OPD terkait, terutama Diskominfo, agar bisa tampil di televisi nasional,” jelasnya.
Ia juga menekankan pengembangan pariwisata tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah daerah. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha, komunitas, dan pihak swasta, agar arus kunjungan wisatawan terus meningkat.
“Pariwisata di Kabupaten Berau sangat banyak, termasuk barakuda di Maratua itu, harus kita manfaatkan semaksimal mungkin dan kita optimalkan. Alhamdulillah, akses ke Berau sudah sangat luar biasa,” pungkasnya.
Editor: Erwin










