Tujuannya jelas, mengevaluasi pelaksanaan program dan penggunaan anggaran tahun 2025 sekaligus mempersiapkan pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 agar berjalan maksimal.
Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau Muhammad Said saat membuka rapat memaparkan capaian positif kinerja keuangan daerah sepanjang 2025 dan menyebut ada lima OPD yang berhasil merealisasikan anggarannya hingga 100 persen yaitu Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip), Badan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang), Dinas Perkebunan (Disbun) serta Kecamatan Teluk Bayur.
“Bahkan realisasi pendapatan tahun 2025 mencapai 94,27 persen dan realisasi belanja sebesar 90 persen. Berau menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur,” singkat Said.
Bupati Berau Sri Juniarsih Mas yang turut hadir dalam rapat tersebut menyampaikan apresiasi kepada OPD yang berhasil mencapai kinerja optimal. Ia berharap capaian itu dapat menjadi contoh bagi perangkat daerah lainnya.
“Selamat atas capaian tersebut. Itu harus jadi motivasi agar selanjutnya realisasi bisa 100 persen semua. Sebagai bentuk apresiasi, saya hadiahkan umrah,” ucap Sri.
Namun Sri mengungkapkan masih terdapat sejumlah kendala yang menyebabkan realisasi fisik beberapa program belum mencapai 100 persen.
“Ada juga kegiatan fisik di APBD Perubahan yang tidak ideal secara teknis dari segi waktu. Terakhir, curah hujan tinggi pada triwulan IV menyebabkan pelaksanaan kegiatan fisik terlambat,” ungkapnya.
Sri meminta seluruh OPD melakukan percepatan penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 untuk segera disampaikan ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Bahkan secara khusus menyoroti tiga OPD, yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta Dinas Pendidikan.
“Saya ingatkan agar seluruh kepala OPD mengevaluasi kembali laporan keuangannya, memastikan tidak ada kesalahan material yang dapat mempengaruhi opini terhadap laporan keuangan daerah. Temuan auditor tahun sebelumnya juga harus dijadikan acuan dan dipastikan sudah ditindaklanjuti,” tegasnya.
Editor: Aspian Nur