Pada kesempatan itu Bupati Berau Sri Juniarsih memberi wejangan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menegaskan kualifikasi, kompetensi dan kinerja merupakan tiga hal utama yang menentukan dalam pelaksanaan manajemen talenta di lingkungan pemerintah daerah.
Menurutnya, tiga aspek menjadi faktor penting, karena telah menjadi penentu dalam menentukan jabatan atau promosi ASN.
"Saya sangat berharap, jangan lelah untuk belajar, jangan lelah untuk terus meningkatkan kompetensi diri sendiri, dan jangan lupa untuk selalu bekerja sama dengan baik," kata Sri saat memberikan arahan di Halaman Kantor Bupati Berau di Tanjung Redeb.
Selain peningkatan kapasitas, wanita nomor satu di Bumi Batiwakkal itu juga menekankan pentingnya koordinasi yang baik dengan pimpinan di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Setiap ASN diminta berhati-hati dalam menentukan sikap serta kewenangan harus berkoordinasi lebih duu dengan pimpinan masing-masing.
"Karena bapak ibu punya pimpinan di masing-masing OPD termasuk halnya kepala dinas ke bupati. Ke depan saya tidak ingin ada kepala dinas keluar daerah tanpa sepengetahuan bupati," sebut Sri lagi.
Tak kalah penting juga yang selalu diingatkannya terkait loyalitas. Menurutnya, loyalitas bukan hanya bentuk komitmen terhadap pimpinan, tetapi juga menjadi landasan dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah.
Loyalitas akan bisa memudahkan ASN dalam menerjemahkan visi dan misi pemerintah daerah ataupun pimpinan yang ada saat ini.
"Pintar itu bisa diasah dan merupakan bonus. Tetapi kalau sudah tidak loyal, kita bisa berjalan sendiri tanpa koordinasi dengan anggota organisasi lainnya,” ucap Sri.
Sri Juniarsih memastikan pemerintah daerah akan tetap memberikan hak promosi bagi ASN sesuai pangkat dan jabatan yang dimiliki. “Saya tidak ingin zalim. Ketika ASN punya hak untuk dipromosikan, kami akan lakukan,” tegasnya.
Di tengah kondisi anggaran daerah yang mengalami pemangkasan hingga sekitar 50 persen di sejumlah OPD dibanding tahun sebelumnya, Bupati juga meminta ASN tetap memaksimalkan kinerja.
Situasi tersebut cukup dilematis, mengingat kebutuhan pembangunan masih besar sementara kesejahteraan pegawai juga harus dijaga. Meski demikian, pemerintah daerah tetap memilih mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN.
"Karena itu mari kita tetap bekerja dengan sebaik-baiknya untuk masyarakat, sebagai dengan kemampuan dan tupoksinya masing-masing," pungkas Sri.
Editor: Aspian Nur