Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat mengakui adanya peristiwa tersebut dan menegaskan tidak ada korban jiwa. “Benar, kapal milik warga Maratua Bohesilian tenggelam. Informasinya tidak ada korban, semua penumpang selamat dan sekarang sudah berada di rumah masing-masing. Penyebab kejadian masih dalam penyelidikan,” kata Nofian kepada Korankaltim.com.
Sementara Kapolsek Maratua Ipda Sunarto menjelaskan, kapal nelayan yang dikemudikan seorang juragan bernama Jupri itu membawa 15 penumpang. Kapal berangkat dari Dermaga RT 02 Kampung Bohesilian menuju Pulau Bakungan sekitar pukul 08.00 WITA. Sekitar 20 menit setelah berlayar, kapal tiba-tiba menabrak karang hingga miring dan kemasukan air. “Posisi kapal miring sehingga air masuk ke badan kapal dan akhirnya tenggelam di kedalaman sekitar empat meter," sebut Sunarto.
Sebagian penumpang terjatuh ke laut namun langsung dievakuasi oleh kapal nelayan lain yang berada di sekitar lokasi. Pihak kepolisian juga mengimbau nelayan agar meningkatkan kewaspadaan saat melintas di perairan yang banyak terdapat karang dangkal.
Hingga kini, petugas masih melakukan pendataan serta pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kronologi dan penyebab kapal karam.
Editor: Aspian Nur