Kapolres Berau, AKBP Ridho Tri Putranto mengatakan, penguatan pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerawanan, terutama pada aktivitas pelayaran dan kunjungan wisatawan.
“Saya tiga hari kemarin sudah ke Maratua dan Derawan untuk melihat langsung bagaimana pengamanan dan situasi menjelang akhir tahun. Sesuai informasi BMKG, saat ini gelombang dan angin cukup kencang sehingga potensi kerawanan perlu kita waspadai,” ujarnya.
Menurut Kapolres, personel gabungan telah disiagakan di sejumlah titik, termasuk pos pelayanan dan pos pengamanan yang melibatkan unsur TNI, pemerintah kampung, serta tenaga kesehatan setempat.
“Personel Bawah Kendali Operasi (BKO), TNI, kepala kampung, hingga pos kesehatan sudah kita padukan dalam satu sistem pengamanan terpadu,” katanya.
Ridho juga memaparkan hasil pantauan arus penumpang di Dermaga Sanggam dan Dermaga Si Dayang Kampung Tanjung Batu. Namun, hingga 24 Desember lalu, belum terjadi lonjakan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Jika pada periode yang sama tahun 2024 lalu, jumlah penumpang bisa mencapai 1.000–1.500 orang per hari, tahun ini angka tertinggi masih berada di kisaran 150–250 orang per hari.
“Ini menjadi bahan evaluasi. Kami memprediksi puncak lonjakan kunjungan akan terjadi pada 28–31 Desember. Karena itu, mapping wilayah dan arus pendatang sudah kami siapkan, termasuk dari Bulungan, Tarakan, Kaltara, dan daerah sekitar,” jelasnya.
Selain pengamanan, Polres Berau bersama Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) dan Kesyahbandaran juga menekankan aspek keselamatan pelayaran.
Para pengusaha kapal dan operator speedboat telah dikumpulkan untuk menerima arahan terkait batas kapasitas penumpang dan kepatuhan terhadap manifes.
“Keselamatan berlayar menjadi prioritas. Jangan sampai kapasitas 15 orang diisi 25 orang. Jika ditemukan pelanggaran, izin berlayar tidak akan diberikan. Life jacket juga wajib sesuai jumlah penumpang,” tegas AKBP Ridho.
Ia mengimbau wisatawan dan operator kapal agar mematuhi arahan petugas dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar.
“Sampai saat ini kunjungan memang mulai meningkat, namun masih dalam batas wajar. Tetap kita antisipasi demi keamanan bersama,” pungkasnya.
Editor: Erwin